-
-
-

Infeksi Saluran Kemih (ISK)


Kenali gejala seperti sering buang air kecil, rasa tidak tuntas, sulit menahan kencing, hingga sulit mengeluarkan urine.
-

Apa itu Infeksi Saluran Kemih?




Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah kondisi ketika saluran kemih mengalami infeksi, umumnya disebabkan oleh bakteri.

Kondisi ini dapat menimbulkan keluhan seperti sering buang air kecil, rasa perih saat berkemih, atau keinginan buang air kecil yang terus-menerus.

-

Pahami Gejalanya!



1. Sering buang air kecil

Frekuensi buang air kecil menjadi lebih sering dari biasanya, meskipun urine yang keluar hanya sedikit. Kondisi ini dapat terjadi karena saluran kemih mengalami iritasi atau peradangan.

2. Rasa ingin buang air kecil terus-menerus

Muncul rasa ingin kencing yang kuat dan berulang, bahkan tidak lama setelah selesai buang air kecil. Sensasi ini bisa membuat seseorang merasa harus terus mencari toilet.

3. Sulit menahan kencing

Keinginan untuk buang air kecil dapat muncul secara tiba-tiba dan sulit ditahan. Pada sebagian orang, dorongan tersebut bahkan bisa menyebabkan urine keluar sebelum sempat mencapai toilet.
-

4. Rasa tidak tuntas setelah buang air kecil

Setelah buang air kecil, masih terasa seperti ada urine yang tertinggal di dalam kandung kemih. Akibatnya, seseorang bisa kembali merasa ingin kencing meskipun baru saja selesai.

5. Sulit mengeluarkan air seni

Urine terasa sulit keluar, alirannya lemah atau hanya keluar sedikit demi sedikit. Keluhan ini perlu diperhatikan karena dapat berkaitan dengan gangguan pada saluran kemih dan tidak selalu disebabkan oleh ISK saja.
-
-
-

TCM vs Pengobatan Konvensional




TCM
KONVENSIONAL

Melihat kondisi tubuh secara menyeluruh dan mempertimbangkan pola ketidakseimbangan tubuh menurut prinsip TCM.
Berfokus pada diagnosis penyakit berdasarkan pemeriksaan medis dan bukti ilmiah.

Dapat menggunakan akupunktur, Tuina, bekam, moksibusi, dan herbal sesuai kondisi pasien.
Dapat menggunakan obat, fisioterapi, tindakan medis, operasi, dan berbagai terapi lainnya sesuai diagnosis.

Banyak digunakan sebagai pendekatan komplementer untuk membantu mengelola keluhan dan mendukung pemulihan fungsi tubuh.
Sangat penting untuk diagnosis, penanganan penyakit akut, kondisi darurat, infeksi, serta tindakan medis yang membutuhkan intervensi khusus.

Pendekatan terapi dapat disesuaikan dengan kondisi dan pola keluhan masing-masing pasien.
Terapi ditentukan berdasarkan diagnosis, kondisi klinis, hasil pemeriksaan, dan pedoman medis.

-

Terapi TCM Untuk ISK


dalam pendekatan TCM, terapi biasanya ditujukan untuk membantu meredakan keluhan dan menyeimbangkan kondisi tubuh. Beberapa yang dapat digunakan di klinik TCM antara lain:
  • Akupunktur — dapat digunakan sebagai terapi pendamping untuk membantu mengurangi keluhan seperti rasa tidak nyaman saat berkemih.
  • Herbal TCM — formula herbal dapat disesuaikan dengan kondisi dan pola TCM pasien setelah pemeriksaan.
  • Moksibusi — pada kondisi tertentu dapat digunakan untuk membantu menghangatkan dan mendukung keseimbangan tubuh.
  • Pijat Tuina/akupresur — dapat menjadi terapi pendamping untuk membantu relaksasi dan kenyamanan tubuh.

-

Hasil Setelah Terapi


Respons tiap orang bisa berbeda. Secara umum, adalah:


  • Rasa perih atau tidak nyaman saat buang air kecil berkurang.
  • Frekuensi dan rasa ingin buang air kecil terus-menerus mulai membaik.
  • Tubuh terasa lebih nyaman dan tidak terlalu tegang.



Yuk buruan konsultasi permasalahan ISK kamu!
-